Senin, 22 Maret 2010
perkataan yg membangun..
Alkitab mengatakan, “… pakailah perkataan yang baik untuk membangun.” Ketika kita sedang berkata kepada orang yang kita kasihi, kalimat yang akan kita ucapkan akan kita pertimbangkan dengan baik tetapi mungkin tidak membangun, karena semuanya masih demi supaya kita tidak dirugikan. Sehingga akhirnya orang yang mendengar bukan menerima realita yang sejati tetapi justru menjerumuskan mereka. Kadangkala mungkin kita harus mengatakan sesuatu yang pahit tetapi kalau itu demi kebaikan mereka, maka itu harus kita katakan dengan cinta kasih yang cukup untuk menegur. Antara mengasihi dan membangun harus digabungkan supaya terjalin suatu kalimat yang benar, tulus dan bersifat konstruktif. Kalau hati kita diubah maka yang keluar dari mulut kita secara otomatis adalah hal yang membangun dan itu akhirnya yang membuat kita dipakai Tuhan. Kalau itu dapat kita jalankan maka hal ketiga yang menjadi kunci pengujinya terjadi, yaitu 3). Supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia. Disini bagaimana kalimat-kalimat yang kita ucapkan dapat dipakai Tuhan untuk membangun dan menguatkan orang lain sehingga mereka boleh merasakan anugerah turun atas mereka. Dan dengan demikian kita dapat menjadi saksi Tuhan dimanapun kita berada. Memang natur kita tidak sedemikian mudah diubah untuk kembali kepada kebenaran, itu semua membutuhkan ketekunan dan perjuangan yang seringkali harus sampai menghancurkan kesombongan dan kekukuhan kita yang sulit diubah. Sehingga itulah saat Tuhan boleh memakai kita dengan lebih baik lagi, asal kita rela dibentuk. Inilah yang saya harap setiap kita dapat menjawab di hadapan Tuhan! Amin.?
Langganan:
Postingan (Atom)